Langsung ke konten utama

Bertumbuh, berseru...




Bumi,
Aku ingin tumbuh
di mana kakiku berpijak

Aku tidaklah mahir merangkai
Bait kata demi kata untukmu

Karena aku bukanlah pujangga
Bukan pula penyair di jamanmu
Tetapi, aku mau
Berseru:

Aku bisa melindasmu
Dengan ujung kukuku
Yang tiap hari kusiram dengan
Paku dan panah

Memanah tepat di tengah
Jantung hatimu
Dengan busur yang terbuat
Dari jalinan mawar hitam
Di kebun hatiku


[Menara Kebon Sirih , Akhir 2007]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KHILAF

Sedikit khilaf tak mengapa Manusia tempatnya lupa Berbuat khilaf tak mengapa Manusia mahluk tak sempurna Khilaf bagai permakluman Atas kemanusiaan Dan Engkau tak pernah khilaf Mencipta surga neraka Menghitung pahala dosa Menetapkan takdirMu Atas keseimbangan semesta Karena Engkau Maha Detail Engkau Maha Fair Engkau Maha Dahsyat!