Selimut malam menggigit tengkuk
Gemeretak gigi tak terkendali
Aliran darah tersendat – sendat
oleh dingin anginMu
Segelas susu, sepotong kue
Rasanya tak cukup
Menghangatkan badan ini
Dari rasa lapar dzikirMu
Ya, Wahid
Ya, Ahad
Ya, Shomad
Ya, Wadud
Ya, Bashir..
Engkau menyelimutiku
Bagai ibu dan bayi merah
Di lintas cakrawala
Tanpa ruang
Gemeretak gigi tak terkendali
Aliran darah tersendat – sendat
oleh dingin anginMu
Segelas susu, sepotong kue
Rasanya tak cukup
Menghangatkan badan ini
Dari rasa lapar dzikirMu
Ya, Wahid
Ya, Ahad
Ya, Shomad
Ya, Wadud
Ya, Bashir..
Engkau menyelimutiku
Bagai ibu dan bayi merah
Di lintas cakrawala
Tanpa ruang
Komentar